Rabu, 04 Januari 2012

RESUME FILM KEKERASAN DALAM PACARAN

Film ini menceritakan tentang kisah kasih percintaan antara Melati seorang mahasiswi dari salah satu universitas di Jakarta dengan pemuda yang bernama Jaka. Mereka menjalin hubungan pacaran tanpa diketahui dari pihak keluarga masing-masing. Di film ini Melati sering mendapatkan kekerasan fisik, ekonomi, psikologi dari pacarnya seperti dipukul, ditampar, di caci maki, dll. Tindakan dari Jaka ini merupakan akibat dari cermin keluarganya sendiri. Sehingga Jaka sering melampiaskannya kepada kekasihnya. Segala upaya telah di coba Melati untuk bisa lepas dari jeratan siksa kekasihnya tetapi pada awalnya sulit. Akhirnya setelah Melati tidak kuat lagi untuk menahan penderitaannya diapun memberanikan diri untuk bisa lepas dari Jaka.


Makna pembelajaran yang diperoleh dari film tersebut :

KDP ( kekerasan dalam pacaran ) adalah merupakan suatu tindakan yang merugikan baik dari segi jasmani atau rohani bagi korbannya, hal ini biasanya terjadi karena buruk nya pendalaman akan nilai-nilai kasih sayang, saling peka akan perasaan satu sama lain, menjaga, melindungi dan bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan, dalam hal ini yang berpengaruh penting dalam menumbuhkan pandasi nilai-nilai tersebut adalah keluarga di mana tempat pelaku kejahatan tersebut berasal, semakin kuat kelaurga menanamkan nilai tersebut semakin baik seseorang mengambil sikap baik dari segi fisik maupun psikis, adapun pengaruh lain seperti lingkungan dapat di tepis dengan peran serta keluarga dalam menjaga bagian dari keluarg, jika hal ini bisa di terapkan " Insayaallah tidak ada yang namanya KDP "

Kekerasan Dalam Pacaran yang sering terjadi biasanya terdiri atas beberapa jenis misalnya serangan fisik, ekonomi, psikologis dan seksual. Secara rinci adalah sebagai berikut:
~Dari segi fisik misalnya memukul, menendang, ataupun mencubit, untuk segi mental biasanya, cemburu yang berlebihan, pemaksaan, dan perlakuan kasar di depan umum,” katanya.
~Dari segi ekonomi, kekerasan juga bisa terjadi. Misalnya, ada pasangan yang sering meminjam uang atau barang tanpa pernah mengembalikan.
~Dari segi psikologis misalnya bila pacarmu suka menghina kamu, selalu menilai kelebihan orang lain tanpa melihat kelebihan kamu, , cemburu yang berlebihan dan lain sebagainya
~Sedangkan dari segi seksual adalah pasangan yang memaksa pasangannya untuk melakukan hubungan seksual, pemerkosaan dlsb.

KDP mempunyai siklus, jadi harus ada pihak ketiga untuk membantu pencegahan KDP.
Beberapa cara pencegahan KD:
~Pihak korban harus berani mengatakan ‘tidak’ atau menolak.
~Pihak korban harus didampingi oleh sahabat/teman dekat.
~Adanya komunikasi dengan keluarga, dalam hal ini kedekatan dan komunikasi dengan orang tua perlu dijain.
~Lembaga-lembaga swadaya masyarakat sebagai pendamping bilamana dibutuhkan dari sisi hukum.
~Menciptakan suasana harmonis dan kondusif antar anggota keluarga.
~Setiap korban mengalami kekerasan, abasikan bekas-bekas kekerasan itu dalam sebuah foto. Hal ini akan sangat membantu karena bisa dijadikan sebagai bukti yang konkrit.
~Buatlah catatan tiap kali kekerasan terjadi
~Hubungi orang terdekat atau mereka yang bisa dipercaya.
~Jangan ragu untuk menghubungi pihak berwajib, jika memang keselamatan diri terancam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar